Apa Itu Futures Dengan Margin Kripto Dan Futures Dengan Margin USDT? Apa Saja Perbedaannya?
Kontrak futures OKX dikategorikan berdasarkan mata uang margin. Jenisnya mencakup Futures dengan margin kripto, Futures dengan margin USDT, dan Futures dengan margin USDC.
Futures dengan margin kripto dikuotasi dalam USD. Mata uang kripto dasar (seperti BTC atau ETH) digunakan sebagai aset kolateral dan mata uang penyelesaian untuk menghitung keuntungan dan kerugian.
Futures dengan margin USDT dikuotasi dalam USDT. USDT digunakan sebagai aset kolateral dan mata uang penyelesaian untuk menghitung keuntungan dan kerugian.
Futures dengan margin USDC mengikuti struktur yang sama dengan futures dengan margin USDT. USDC digunakan sebagai aset kolateral dan mata uang penyelesaian untuk menghitung keuntungan dan kerugian.
Apa Perbedaan Antara Futures Dengan Margin Kripto Dan Futures Dengan Margin USDT?
Unit Penetapan Harga
Perpetual futures dengan margin USDT dikuotasi dalam USDT.
Perpetual futures dengan margin kripto dikuotasi dalam USD.
Karena unit penetapan harga berbeda, harga indeksnya juga berbeda.
Contoh:
Harga indeks perpetual BTCUSDT didasarkan pada harga BTC/USDT.
Harga indeks perpetual BTCUSD (dengan margin kripto) didasarkan pada harga BTC/USD.
2. Nilai Kontrak
Untuk perpetual futures dengan margin USDT, jumlah kontrak didasarkan pada mata uang kripto dasar. Contoh: Jumlah kontrak perpetual BTCUSDT adalah 0,01 BTC per kontrak.
Untuk perpetual futures dengan margin kripto, jumlah kontrak didenominasikan dalam USD. Contoh: Jumlah kontrak perpetual BTCUSD adalah 100 USD per kontrak.
3. Aset Kolateral
Perpetual futures dengan margin USDT menggunakan USDT sebagai aset kolateral. Anda hanya perlu memiliki USDT untuk melakukan trading berbagai kontrak dengan margin USDT.
Perpetual futures dengan margin kripto menggunakan mata uang kripto dasar sebagai kolateral. Anda harus memiliki mata uang kripto yang sesuai untuk melakukan trading kontrak tersebut. Contoh: Untuk melakukan trading perpetual BTCUSD (dengan margin kripto), Anda perlu memiliki BTC sebagai kolateral.
4. Mata Uang Penyelesaian Keuntungan Dan Kerugian (PnL)
Perpetual futures dengan margin USDT menyelesaikan PnL dalam USDT.
Perpetual futures dengan margin kripto menyelesaikan PnL dalam kripto dasar. Contoh: Jika Anda melakukan trading perpetual BTCUSD (dengan margin kripto), PnL akan diselesaikan dalam BTC.
Perbedaan struktural ini dapat menyebabkan perbedaan karakteristik imbal hasil dan eksposur risiko dalam berbagai kondisi pasar.
Perbandingan struktur PnL: Futures dengan margin kripto vs. Futures dengan margin USDT
Perpetual futures dengan margin kripto dan perpetual futures dengan margin USDT berbeda dalam segi mata uang penyelesaian. Perbedaan ini memengaruhi cara menghitung keuntungan dan kerugian (PnL) dan perilaku imbal hasil dalam berbagi kondisi pasar.
1. Perbandingan Posisi Long
Dengan asumsi 1 USDT ≈ 1 USD ketika harga BTC adalah $10.000.
Perpetual futures dengan margin kripto: Gunakan 0,1 BTC dengan leverage 10x untuk membuka long 1 BTC yang setara dengan 100 kontrak (jumlah kontrak: $100 per kontrak).
Perpetual futures dengan margin USDT: Gunakan 1.000 USDT dengan leverage 10x untuk membuka long 1 BTC yang setara dengan 100 kontrak (jumlah kontrak 0,01 BTC per kontrak).
Jika BTC naik sebesar 10%, keuntungan dihasilkan dalam BTC untuk futures dengan margin kripto dan USDT untuk futures dengan margin USDT. Karena futures dengan margin kripto diselesaikan dalam BTC, nilai posisi dan kolateral meningkat seiring BTC naik. Ketika dikonversi menjadi nilai USD, total imbal hasil mungkin lebih tinggi dibandingkan dengan futures dengan margin USDT.
2. Perbandingan Posisi Short
Dengan asumsi 1 USDT ≈ 1 USD ketika harga BTC adalah $10.000:
Perpetual futures dengan margin kripto: Gunakan 0,1 BTC dengan leverage 10x untuk membuka short 1 BTC yang setara dengan 100 kontrak (jumlah kontrak: $100 per kontrak).
Kontrak dengan margin USDT (kontrak linear): Gunakan 1.000 USDT dengan leverage 10x untuk membuka short 1 BTC yang setara dengan 100 kontrak (jumlah kontrak 0,01 BTC per kontrak).
Dengan asumsi bahwa harga BTC turun sebesar 10%, keuntungan dihasilkan dalam BTC untuk futures dengan margin kripto dan USDT untuk futures dengan margin USDT. Karena futures dengan margin kripto diselesaikan dalam BTC, nilai imbal hasil berbasis BTC bergantung pada harga BTC. Karena futures dengan margin USDT diselesaikan dalam USDT, nilai USD dari PnL langsung tecermin dalam bentuk stablecoin.
Perbedaan Utama Dalam Struktur Penyelesaian Dan Imbal Hasil
Karena mata uang penyelesaian berbeda, perilaku keuntungan dan kerugian (PnL) dari kedua jenis kontrak ini juga berbeda.
Futures dengan margin USDT menyelesaikan PnL dalam USDT. Imbal Hasil Anda secara langsung proporsional terhadap pergerakan harga Kontrak.
Futures dengan margin kripto menyelesaikan PnL dalam kripto dasar. Posisi dan kolateral Anda terekspos oleh fluktuasi harga yang dapat memperbesar keuntungan atau kerugian saat dikonversi ke nilai USD.
Untuk futures dengan margin kripto, imbal hasil didenominasikan dalam mata uang kripto dasar. Artinya, nilai akun secara keseluruhan dapat berubah dengan pergerakan harga kontrak dan harga aset kolateral itu sendiri.
Untuk futures dengan margin USDT, imbal hasil didenominasikan dalam USDT. Karena nilai kolateral tetap stabil dalam bentuk USDT, perubahan dalam nilai akun secara keseluruhan langsung berkaitan dengan performa kontrak, bukan fluktuasi dalam aset margin.
Ringkasnya, OKX menawarkan futures dengan margin kripto, futures dengan margin USDT, dan futures dengan margin USDC. Jenis kontrak ini berbeda dalam segi mata uang margin, struktur penyelesaian, dan karakteristik imbal hasil. Memahami perbedaan ini dapat membantu memperjelas perilaku setiap kontrak dalam berbagi kondisi pasar.